Friday, 1 May 2015

BASAH-BASAH SERU DI GUA PINDUL




Mau main air aman untuk segala usia? Gua Pindul tempatnya. Pengunjung dari anak-anak hingga kakek-nenek bisa berbasah-basah seru di sini. Mereka bisa menyusuri sungai dalam gua tanpa perlu rasa takut. Sebab, sungai ini tak terlalu dalam dan berarus sangat tenang. Jasa pemandu dan peralatan keamanan  yang memadai menambah jaminan rasa aman.


Ikon Gua Pindul
Gua Pindul berada di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.  Jika ingin berwisata di tempat ini, sebaiknya datanglah berombongan bersama keluarga atau teman. Sebab, paket wisata yang ditawarkan adalah menyusuri sungai dalam gua yang menyerupai terowongan ini secara massal. 

Antre masuk Gua Pindul
Setelah membeli tiket paket wisata yang dibandrol Rp. 35.000/orang, pengunjung dipersilakan memilih ban dan rompi pelampung. Hati-hati dengan barang bawaan seperti kamera dan handphone. Memang petugas loket menyarankan barang bawaan dititipkan. Tetapi, saya lebih memilih membawa kantong plastik untuk keamanan kamera dan handphone. Seorang pemandu akan memberi sedikit pengarahan kepada serombongan pengunjung. Selanjutnya, kami berjalan kaki dengan menenteng ban masing-masing menuju sungai.

Mulut Gua Pindul dari luar
Mulut Gua Pindul dari dalam
Sekitar 5 menit, kami sampai di tujuan dan antre turun ke sungai. Ternyata, setiap ban telah dilengkapi tali untuk para pengunjung saling berpegangan. Para pemandu kemudian menarik ban pengunjung paling depan untuk masuk ke dalam gua. Begitu memasuki pintu Gua Pindul, petualangan kecil ini pun dimulai.

Bagian dalam Gua Pindul

Celah cahaya
Beberapa meter setelah mulut gua, lorong itu gelap karena tidak ada lampu penerangan. Untuk melihat bagian dalam gua ini, saya harus menggunakan blits kamera. Atap gua yang cukup besar ini dihiasi stalagtit beragam ukuran. Mendekati setengah perjalanan, terlihat cahaya dari sebuah lubang di atap gua. Namun, belum terlalu puas berpetualang, ternyata kami sudah sampai pintu keluar gua. Saya merasa ini benar-benar singkat, tak lebih dari 15 menit. Rasanya kurang lama. Hehehe.

Pintu keluar Gua Pindul
Saya dan keluarga di Gua Pindul
Waktu itu saya datang bersama rombongan family gathering sekolah tempat saya mengajar. Kalau saja saya datang sendiri dengan keluarga, saya akan mencoba petualangan yang lain. Sebab, selain Gua Pindul, di kawasan ini juga terdapat sejumlah paket wisata lainnya. Di antaranya, rafting Sungai Oyo (Rp 45.000-65.000/orang), Gua Baru (Rp 30.000/orang), Gua Sriti (Rp 30.000/orang), Gua Glatik (Rp 30.000/orang), dan kolam renang (Rp 15.000/orang).  (*)

2 comments:

  1. kemarin beredar foto di FB, pemandangan ketika musim liburan di Goa Pindul. isinya lautan manusia :(( jadi pada rusak tanemannya di injekin

    Salam http://www.enjoybackpacker.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas Harpandi. Saya juga lihat foto foto di FB itu. Sayang disayangkan jika sampai para pengunjung itu merusak alam. Mungkin ada baiknya pengelola juga membatasi jumlah masimal pengunjung yang masuk Gua Pindul.

      Delete