Tuesday, 28 June 2016

SENDANG PUTRI WILIS, SENSASI KESEGARAN ALAMI




Salah satu hal yang saya sukai dari air terjun adalah airnya yang jernih dan dingin. Akan lebih menarik jika di dasar air terjun terdapat telaga untuk berendam atau berenang. Semua terasa lebih sempurna jika objek ini sepi pengunjung. Itulah yang saya temukan di Sendang Putri Wilis. Objek wisata nonkomersial yang terletak di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Nganjuk, ini memberi sensasi kesegaran alami. 

Menemukan Sendang Putri Wilis bukanlah yang yang saya sengaja. Awalnya, sasaran saya adalah Air Terjun Singokromo yang juga berada di Desa Ngliman. Namun, saat saya berjalan kaki menuruni tebing menuju Air Terjun Singokromo, tampak dari kejauhan air terjun lainnya. Tanpa pikir panjang, saya pun bertanya kepada warga yang membuka warung sederhana di sana. Dari warga itulah, saya mendapatkan informasi tentang Sendang Putri Wilis.


Awalnya hanya rendam kaki
Airnya jernih dan dingin
Telaga sedalam dada orang dewasa

Dari Air Terjun Singokromo, saya harus menyusuri jalan setapak menuju Sendang Putri Wilis. Jarak tempuhnya sekitar 200 meter. Medannya tak lagi seekstrem menuju Air Terjun Singokromo. Bahkan, di sepanjang jalan terdapat beberapa tanaman mawar hutan. Pohon-pohon tinggi menambah indah pemandangan. Menurut data yang dipajang Perhutani di dekat tempat parkir, kawasan hutan ini menjadi lahan konservasi dengan jenis tanaman bambu, ekaliptus, dan cengkih. 

Begitu sampai di Sendang Putri Wilis, yang saya lihat ternyata bukan air terjun tinggi, melainkan sungai dengan undakan. Tepat di bawah undakan, terdapat genangan yang menyerupai telaga. Karena itulah, objek ini dinamai sendang yang dalam bahasa Jawa berarti telaga. Sedangkan nama Putri Wilis bersumber dari lokasi sendang yang berada di lereng Gunung Wilis. 


Kesegarannya sulit dilupakan
Bisa untuk berenang dan menyelam
Menikmati sensasi kesegaran alami

Namun, saya sama sekali tak kecewa. Justru antuasisme saya memuncak saat tiba di sana karena sepinya pengunjung. Saya, yang awalnya hanya merendam kaki dan mencuci muka, tak sanggup menahan godaan untuk menceburkan badan. Bagaimana tidak, airnya sangat jernih dan dingin. Saya bahkan tak ragu menyelam dan berenang. Telaganya pun cukup aman karena hanya sedalam dada. 

View dari atas undakan sungai
Panorama di atas undakan
Aliran sungai di bawah telaga

Panorama hijau dan alami di sekitar Sendang Putri Wilis tentu saja menambah kental kesan alami objek ini. Bebatuan  hitam beragam ukuran menjadi aksen yang eksotis. Jika beruntung seperti saya, pengunjung akan menikmati bunyi gemericik air dengan selingan suara kicau burung-burung hutan. Pada siang hari pun, kawasan ini tak panas karena dipayungi pepohonan rindang. (*)

10 comments:

  1. Syahdu sekali berada di lingkungan alami seperti air terjun Putri Wilis ini ya Mas. Membayangkan airnya yang jernih serta suara suara burung yang terdengar di sekitar sudah bikin adem perasaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ke Nganjuk, saya rekomendasi Mbak Evi ke objek ini. Hehe.

      Delete
  2. Dan akhirnya nyeburrrrr. Salam blogger!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe. Iya, mas, saya tergoda air jernih dingin itu.

      Salam blogger!

      Delete
  3. Mas, kapan kapan aku mau donk diajakin ke mari. seru abis rendeman

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ko, blognya kok gak aktif?

      Delete
    2. Siaap, Koko hits. Segera ke Bojonegoro.

      Delete
    3. @mirwan choky aktif kok di www.kopertraveler.id
      @Mas Edy, siap berangkat ke sana, kita janjian bulan Oktober Mas

      Delete