Saturday, 31 January 2015

RASAKAN OFF ROAD LAVA TOUR MERAPI




Hari kedua saya di Yogyakarta tepat di hari pertama tahun 2015. Pagi yang cerah tak saya sia-siakan. Ada beberapa destinasi yang saya ingin kunjungi hari itu. Dengan motor sewaan (Mas Toro 085726153456), saya dan istri meluncur dari penginapan di kawasan Jl Malioboro menuju objek pertama, Gunung Merapi. Jalanan yang sepi lancar membuat kami menikmati perjalanan menuju kawasan Kaliurang. Di Kaliurang km 13, kawan kami, Dede Sunarya, sudah menunggu. Setelah bertemu, kami pun tancap gas menuju Tlogo Putri Kaliurang, tempat start lava tour Gunung Merapi.

Saturday, 24 January 2015

MENELURUSI SITUS TAMAN SARI




Jika Anda tertarik dengan situs bersejarah dan sedang berkunjung ke Yogyakarta, jangan lewatkan Taman Sari. Sebab, Taman Sari kabarnya telah dinobatkan sebagai cagar budaya ke-19 di dunia. Taman Sari terletak tak jauh dari Keraton Yogyakarta. Saya hanya membutuhkan waktu sekitar 8 menit naik becak. Sebenarnya, jalan kaki juga bisa, tetapi kaki saya waktu itu sudah agak berat dipakai jalan setelah menjelajahi Museum Benteng Vredeburg dan KeratonYogyakarta, di hari pertama trip Yogyakarta, 31 Desember 2014.

Saturday, 17 January 2015

KERATON YOGYAKARTA DAN ASET BUDAYA



Setelah puas mengitari Museum Benteng Vredeburg, tujuan saya berikutnya adalah Keraton Yogyakarta. Cukup berjalan kaki sekitar 10 menit, saya sudah sampai di pusat peradaban Yogyakarta yang dibangun pada tahun 1775 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I ini. Sebenarnya banyak bapak pengayuh becak yang menawarkan jasa dengan tarif Rp 10-5 ribu. Namun, kaki saya masih kuat untuk jalan. Hehehe. Selain itu, di sepanjang perjalanan saya bisa melihat lebih detail ikon Yogyakarta lainnya, misalnya Istana Kepresidean Yogyakarta (Gedung Agung), tugu batik, titik nol kilometer di sekitar Kantor Pos Besar Yogyakarta, monumen berbentuk hati yang mulai ramai dengan gembok cinta, dan museum kereta. 

Saturday, 10 January 2015

BELAJAR SEJARAH DI MUSEUM BENTENG VREDEBURG



Libur akhir dan awal tahun lalu saya agak nekat berangkat ke Yogyakarta. Mengapa agak nekat? Ya, benar, pasti semua objek wisata sedang padat pengunjung dan hujan bisa turun kapan saja. Tetapi, karena hari libur saya memang waktu itu, ya sudahlah, saya berangkat dengan berdoa semoga semua berjalan seperti yang diharapkan. Saya tiba di Kota Gudeg Selasa malam, 30 Desember 2014, dan pulang Sabtu, 3 Januari 2015. Sejumlah destinasi saya kunjungi dan saya tulis di blog ini satu per satu. Semoga bermanfaat.